You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bus Kopaja di Jaksel Marak Keluar Trayek
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Bus Kopaja di Jaksel Kerap Langgar Trayek

Sejumlah bus kota di Jakarta Selatan banyak melakukan pelanggaran dengan keluar dari trayek yang telah ditentukan, hal tersebut merugikan dan membuat para calon penumpang tidak nyaman. 

Sudah sering bus itu lewat sini dan saya harap petugas Kepolisian atau Dinas Perhubungan lakukan razia dan menertibkan

Pantauan  Beritajakarta.com, beberapa bus seperti bus kopaja 614 jurusan Pasar Minggu-Cipulir dan kopaja 605 Blok M-Ragunan sering melintas di Jalan Haji Abu, Cipete Selatan, Cilandak, seharusnya trayek bus tersebut melintas di Jalan Antasari. 

Korban Laka Kopaja Masih Kritis di RSCM

"Sudah sering bus itu lewat sini dan saya harap petugas kepolisian atau dinas perhubungan lakukan razia dan menertibkan," kata Bayu, salah satu warga, Jumat (6/11).

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian, Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan, Slamet Dahlan mengatakan, pihaknya akan memprogramkan penertiban angkutan umum yang keluar trayek, sebab banyak juga laporan dari masyarakat. 

"Nanti akan kami programkan. Kita lagi fokus program 5 tertib yang dicanangkan pak gubernur," ujarnya. 

Ditambahkan Slamet, saat ini jumlah petugas dilapangan belum cukup untuk melaksanakan penertiban, terlebih angkutan keluar trayek sering terjadi pada malam hari."Nanti pasti akan kami tertibkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1177 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1153 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye928 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati